Minggu, 13 Desember 2015

Lebih Dekat Dengan TUHAN

Pada zaman sekarang ini, ada banyak orang yang sudah menjauh dari Tuhan. Mereka sibuk memikirkan kehidupan mereka masing-masing, bahkan di antara itu juga masih banyak orang yang sering melakukan dosa. Mereka sudah jarang datang beribadah tiap minggunya, membaca firman Tuhan, ataupun berdoa kepada Tuhan.

Walaupun begitu tidak sedikit orang juga yang masih dekat dengan Tuhan. Mereka selalu mengutamakan Tuhan dalam hidupnya, dan percaya bahwa hidup yang dijalaninya itu ada di tangan Tuhan. Mereka rajin beribadah tiap minggunya. Tetapi rajin beribadah tiap minggu sebenarnya belum cukup untuk mendekatkan kita dengan Tuhan, karena tiap harinya iblis selalu berusaha untuk membuat kita jatuh dalam dosa dan menjauh dari Tuhan. Karena itu kita tetap harus membaca firman Tuhan dan berdoa kepada Tuhan tiap harinya.

Kita hidup di zaman ini seharusnya lebih mendekatkan diri lagi dengan Tuhan. Karena di zaman sudah sering terjadi kekacauan dimana-mana. Seperti contohnya kasus yang terjadi di Perancis.

Ada beberapa cara agar kita lebih dekat dengan Tuhan, contohnya adalah seperti berdoa. Pada saat ini banyak orang yang meluangkan waktunya dengan jalan-jalan atau mengobrol dengan orang lain, sekali-sekali kita harus menghabiskan waktu luang kita untuk berdoa dengan Tuhan, karena berdoa itu memberi pertolongan ilahi yang menjadikan Saudara pemimpin seperti yang dikehendaki Allah.

Yesus juga mengajarkan bahwa kita "harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu", seperti tertulis dalam Lukas 18:1, "Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.". Paulus juga menyuruh kita untuk tetap berdoa, seperti tertulis dalam 1 Tesalonika 5:17, "Tetaplah berdoa."

Dan juga kota harus membaca Alkitab. Lembacaan Alkitab dalam ibadat pribadi setiap hari adalah penting untuk pemeliharaan batin pribadi. Hal itu akan tetap menguatkan kehidupan rohani. Dan terkadang Tuhan dapat meberitahukan apa yang harus kita lakukan lewat firman Tuhan. 2 Timotius 3:16, "Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."

Selain itu kita juga dapat melakukannya dengan mengadakan komsel bersama teman-teman. Komsel atau komunitas sel adalah keluarga rohani yang bikin kita bisa saling belajar banyak hal mulai dari membangun persekutuan pribadi dengan Tuhan (lewat saat teduh, baca Alkitab dsb), menolong kita membereskan dosa, berdoa, menasihati kita, memperbaiki karakter, membawa kita pada pengalaman yang berhubungan ama kuasa dan karunia Roh Kudus, bahkan dalam hal-hal dalam hidup sehari-hari kita, dll

Saya pribadi pernah mengikuti komsel bersama dengan teman-teman saya, hal yang kami lakukan saat itu adalah sharing pengalaman kami yang berbuhubungan dengan keajaiban Tuhan Yesus, kami juga membahas tentang firman Tuhan dan berdoa bersama-sama.

Jadi kita jangan cuma pergi ke gereja tiap minggunya, tetapi kita juga tetap hatus berdoa dan membaca firman Tuhan tiap harinya, atau kita juga dapat mengadakan komsel dengan teman-teman kita

Minggu, 08 November 2015

Menolong Orang Lain

Kita sebagai makhkuk ciptaan Tuhan telah diciptakan sama satu dengan yang kain; baik kita kaya atau miskin. Janganlah membuat hal itu menjadi penghalang untuk kita berbuat kebaikan atau menolong orang lain, seharusnya kita menjadikan hal itu untuk menodorong kita untuk lebih lagi berbuat kebaikan.

Di luar sana banyak sekali orang yang membutuhkan bantuan dari orang-orang disekitarnya. Tetapi pada zaman sekarang ini, masih banyak orang yang tidak peduli dengan keadaan orang yang sedang kesulitan. Kebanyakan orang cenderung mengabaikannya, dan bahkan mereka hanya memikirkan diri mereka sendiri.

Pada hari Kamis, 03-9-2015, saya beserta teman-teman saya melakukan sebuah tindakan untuk menolong orang-orang. Kami membagikan nasi bungkus beserta minuman kepada orang-orang yang kelihatan membutuhkan di sekitar daerah Tugu Muda. Kami lihat disana banyak orang yang masih membutuhkan bantuan. Sebaiknya setiap kita harus membantu mereka dengan kerelaan hati kita, seperti tertulis pada 2 Korintus 9:7, "Hendaklah masing-masing memberi dengan kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang dengan sukacita". Dan janganlah kita mengharapkan imbalan dari perbuatan menolong kita, kita harus memberikannya tanpa memgharapkan imbalan apapun. Ucapan terima kasih atau senyuman orang yang telah kita tolong sebenarnya dapat membuat hati kita senang juga. Percayalah bahwa perasaan orang yang kita tolonv itu dapat membuat kita bahagia juga

Kamis, 29 Oktober 2015

Di zaman ini terdapat banyak agama yang telah di anut oleh setiap manusia di bumi ini. Bahkan di Indonesia sudah ada 6 agama yang di anut masyarakat, seperti Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap agama itu pasti berbeda-beda, mereka memiliki kepercayaanya masing-masing, dan cara mereka menyembah kepercayaannya itupun berbeda.

Kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan haruslah mengasihi sesama kita. Kita tidak boleh menjadikan agama sebagai alasan untuk melakukan hal" yang jahat. Namun di dunia ini sudah ada banyak orang yang menggunakan agama sebagai alasan untuk memulai pertengakaran, menjauhi orang yang berbeda agama, atau bahkan mereka bisa sampai membunuh. Hal ini sangatlah salah! Seharusnya dengan perbedaan itulah kita belajar untuk lebih mengasihi, menghormati dan belajar dari perbedaan tersebut. 

Mengasihi Tuhan sangat sangatlah penting, tetapi Tuhan juga menyuruh kita untuk mengasihi sesama kita. Seperti tertulis di dalam kitab Markus 12:30-31, yang berbunyi : (30) Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu. (31) Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.". Kita harus mengasihi sesama; baik mereka kaya atau miskin, seiman atau tidak seiman, baik atau jahat, dan termasuk musuh-musuh kita atau orang yg kita benci